Hidden Objects

Landscape Pantai Ketewel, Februari 2017.

Tumpukan sampah kayu berserakan di sepanjang pesisir Pantai Ketewel dan sekitarnya, membentang dari Denpasar hingga Klungkung. Pantai ini terlihat seperti lautan sampah, nyaris tak ada ruang yang tersisa dari serbuan sampah. Sampah-sampah yang membuat kumuh pesisir pantai ini berasal dari aliran sungai yang terhubung ke Pantai Ketewel. Diduga kondisi ini karena curah hujan yang tinggi dan berbagai bencana yang terjadi di hilir sungai.

Setiap tahun, pada musim hujan, sampah memang menjadi masalah yang cukup serius. Tak hanya sampah kayu, sampah plastik juga banyak berserakan diantara kayu-kayu tersebut. Sebagian berasal dari aliran sungai, sebagian berasal dari tengah laut. Perilaku membuang sampah di sembarang tempat menjadi akar permasalahan pencemaran sampah dimanapun.

Pada keisengan kali ini, saya mencari dan menemu-pilihkan sampah-sampah plastik (+beling) yang 'tersembunyi' di antara sampah-sampah kayu di Pantai Ketewel. Sampah temuan saya tersebut, jika dibaca (+dimajinasikan) sebagai obyek, tentu memiliki latar belakang cerita yang panjang. Dari sebuah benda yang fungsional, hingga kemudian ber-'evolusi' menjadi sampah (tak fungsional), sampai menempuh perjalanan panjang terkatung-katung di aliran sungai atau lautan dan berakhir mendarat di pantai ini. Kemudian saya temukan dan dokumentasikan dalam bentuk visual fotografi. Fotografi sebagai cara untuk melihat, menggambarkan masa lalu dan sepenggal sejarah yang tidak hanya ketika foto diambil tetapi juga saat foto itu dilihat di waktu yang berbeda.

Jika kita baca lebih dalam, ada berbagai peristiwa yang telah dialami sampah-sampah tersebut sebagai penanda peradaban sebuah zaman. Kalau meminjam metode arkeologi, banyak pengandaian-pengandaian peristiwa yang bisa kita temukan pada saat membaca obyek-obyek tersebut. Dan apabila sampai ratusan tahun kemudian tidak teruraikan oleh alam, kemudian ditemukan oleh orang-orang di masa depan, maka pembacaan pengandaian ceritanya jadi lebih menarik. Atau barangkali obyek-obyek yang saya temukan ini berasal dari masa lampau?

HIDDEN OBJECTS :

*Sampah plastik menjadi masalah di mana-mana, termasuk di Bali. Data Badan Lingkungan Hidup Bali, tiap hari, sampah rata-rata 4.695 meter kubik. Data lain menyebut hingga 6.000 meter kubik. Dari jumlah itu, sampah plastik sekitar 516,45 meter kubik per hari atau 11%.

(Baca juga : TRASH ARTIFACTS)

Landscape :

Keong diantara sampah, banyak biota laut yang kemudian harus hidup diantara sampah..

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!